Anda tergolong kurus / underweight, apabila memiliki indeks massa tubuh (IMT) di bawah 18,5. Untuk mencari tahu indeks massa tubuh Anda, gunakan rumus di bawah ini:

1.) Ketahui kebutuhan kalori harian

Untuk menaikkan berat badan, Anda harus berada dalam kondisi yang surplus kalori. Artinya, kalori yang Anda masukkan, harus lebih banyak (surplus) daripada kalori yang terbakar dalam satu hari.

2.) Makan lebih banyak dan lebih sering

Untuk berada dalam kondisi surplus kalori, Anda harus makan lebih banyak dan lebih sering (makan setiap 3 jam). Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang padat energi, sebagai salah satu usaha untuk menggemukkan badan. Contoh: produk susu, kacang-kacangan, daging, gandum, dan kentang.

3.) Protein adalah yang utama

Zat gizi yang paling penting untuk menggemukkan badan adalah protein, karena zat inilah yang menjadi komponen otot manusia. Tanpa protein, kalori berlebih dari zat makanan lain, akan berakhir menjadi lemak tubuh.

Suplemen protein whey mungkin diperlukan, jika Anda merasa sangat kesulitan, untuk memenuhi asupan protein sehari-hari.

4.) Lakukan olahraga yang fokus pada kekuatan

Untuk menggemukkan badan, Anda harus memfokuskan aktivitas fisik Anda pada latihan angkat beban dan berorientasi pada kekuatan. Anda tetap dapat melakukan kardio, namun disarankan untuk mengurangi durasinya. Sebab, kardio akan banyak ‘menghilangkan’ kalori yang Anda butuhkan, untuk tetap berada dalam kondisi surplus.

5.) Pilih camilan yang sehat

Selain mengonsumsi makanan utama, Anda juga dapat ngemil untuk menunjang kebutuhan kalori harian. Pilihlah camilan yang sehat dan tetap bernutrisi, misalnya biskuit protein, cracker dengan selai kacang, buah seperti pisang dan alpukat, atau minuman sehat seperti shake protein dan susu.